Sukowiyono.desa.id – Mahasiswa Praktikum Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Institut Agama Islam (IAI) Ngawi Kelompok 10 menggelar acara penutupan PPM pada Rabu malam, 5 Agustus 2026, bertempat di Balai Desa Sukowiyono. Kegiatan ini menandai berakhirnya pelaksanaan PPM IAI Ngawi di Desa Sukowiyono yang telah berlangsung selama kurang lebih satu bulan, sejak 6 Juli 2026.
Selama menjalankan Praktikum Pemberdayaan Masyarakat, mahasiswa IAI Ngawi aktif berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Sukowiyono dan masyarakat melalui berbagai program di bidang pendidikan, sosial, keagamaan, serta pemberdayaan masyarakat. Kehadiran mahasiswa tidak hanya menjadi sarana pembelajaran di lapangan, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi perkembangan desa.
Acara penutupan dihadiri oleh perangkat Desa Sukowiyono, Ketua RT dan RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Bidan Desa, Ketua Karang Taruna, tokoh agama, serta seluruh mahasiswa PPM IAI Ngawi Kelompok 10. Kehadiran seluruh unsur tersebut mencerminkan eratnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Ketua PPM IAI Ngawi Kelompok 10. Dalam sambutannya, Ketua Kelompok menyampaikan rasa syukur sekaligus ucapan terima kasih kepada Pemerintah Desa Sukowiyono dan seluruh masyarakat yang telah menerima, membimbing, serta mendukung seluruh program kerja mahasiswa selama pelaksanaan PPM.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Sekretaris Desa Sukowiyono, Harno, yang mewakili Kepala Desa karena berhalangan hadir. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat mahasiswa selama menjalankan Praktikum Pemberdayaan Masyarakat di Desa Sukowiyono. Menurutnya, berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara dunia akademik dengan pemerintah desa.
Sebagai simbol penghargaan dan kenang-kenangan, mahasiswa PPM IAI Ngawi menyerahkan plakat kepada Pemerintah Desa Sukowiyono. Acara kemudian dilanjutkan dengan penayangan video after movie yang menampilkan dokumentasi berbagai kegiatan dan kebersamaan mahasiswa bersama masyarakat selama satu bulan pelaksanaan PPM. Tayangan tersebut mengundang antusiasme para tamu undangan sekaligus menjadi pengingat atas perjalanan pengabdian yang penuh makna.
Pada kesempatan yang sama, mahasiswa juga menyerahkan papan nama RT dan RW kepada Ketua RT dan RW sebagai salah satu bentuk kontribusi nyata yang diharapkan dapat mendukung tertib administrasi wilayah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan dan mahasiswa sebagai simbol berakhirnya kegiatan Praktikum Pemberdayaan Masyarakat IAI Ngawi di Desa Sukowiyono. Meskipun masa pengabdian telah selesai, kolaborasi yang terjalin selama satu bulan diharapkan dapat menjadi awal dari hubungan yang terus berlanjut antara IAI Ngawi dan Desa Sukowiyono, serta menjadi inspirasi bagi pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat di masa mendatang.
Melalui kegiatan Praktikum Pemberdayaan Masyarakat (PPM), mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar secara langsung di tengah masyarakat, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendukung pembangunan desa melalui semangat kolaborasi, pengabdian, dan pemberdayaan. Pemerintah Desa Sukowiyono berharap sinergi dengan perguruan tinggi dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya mewujudkan desa yang semakin maju, mandiri, dan berdaya.