You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Sukowiyono
Desa Sukowiyono

Kec. Padas, Kab. Ngawi, Provinsi Jawa Timur

Selamat datang di Website Resmi Pemerintah Desa Sukowiyono, Kec. Padas, Kab. Ngawi . Media informasi, transparansi, pelayanan publik, dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang profesional, inovatif, dan terpercaya.

Meningkatkan Kapasitas Aplikasi Srigati Melalui Bimtek Dan Evaluasi Bersama

Administrator 22 November 2022 Dibaca 534 Kali
Meningkatkan Kapasitas Aplikasi Srigati Melalui Bimtek Dan Evaluasi Bersama

Memasuki hari ke-dua Selasa (22/11/22), bimbingan teknis (Bimtek) administrator Sistem Informasi Desa Terintegrasi (Srigati), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menekankan pentingnya teknologi sebagai sarana bantu untuk Pengelolaan pemerintahan desa.

 

Sehubungan dengan hal tersebut, DPMD Kabupaten Ngawi mengagendakan aplikasi Srigati akan menjadi sarana untuk menyimpan data, sosialisasi informasi sekaligus sebagai layanan administrasi Desa secara digital pada tahun 2023.

 

"Tahun 2023, Desa sudah tidak lagi menggunakan cara konvensional, dan semua harus menggunakan aplikasi Srigati sebagai sarana menyimpan data, papan informasi sekaligus layanan digital," terang Joko Susilo dari DPMD Kabupaten Ngawi saat membuka Bimtek.

 

Selanjutnya, Joko menekankan pentingnya Bimtek kali ini sebagai sarana untuk meningkatkan kapasitas terhadap pemahaman aplikasi Srigati, mengingat tahun 2023 tinggal satu bulan lebih beberapa hari.

 

"Jadi memanfaatkan Bimtek ini sebaik mungkin, tanyakan hal-hal yang belum dipahami, bagaimana cara mengoperasikan fitur-fitur aplikasi Srigati, karena tahun 2023 sudah dekat," lanjut Joko.

 

Sementara, Forum Operator Website Desa (Forwebsa) sebagai narasumber memberikan materi terkait dengan cara mengolah data kependudukan, sistem surat-menyurat hingga pembuatan akses untuk operator layanan desa melalui Srigati.

 

"Sesuai dengan kebutuhan dasar dalam pengelolaan aplikasi Srigati adalah menginput data kependudukan serta mengolah data tersebut untuk layanan digital maupun data statistik. Jadi, sebelum bisa melakukan layanan administrasi secara digital harus menginput data kependudukan," terang Arys Purwadi Narasumber dari Forwebsa.

 

Hari ke-dua Bimtek, peserta merupakan administrator dari desa-desa di wilayah kecamatan Ngawi, Jogorogo, Ngrambe dan Paron.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan Desa
Rp 1.181.274.037,00 Rp 2.003.084.000,00
58.97%
Belanja Desa
Rp 961.319.841,00 Rp 2.031.228.970,81
47.33%
Pembiayaan Desa
Rp 28.144.970,81 Rp 28.144.970,81
100%

APBDes 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 181.951.200,00 Rp 100.300.000,00
181.41%
Hasil Aset Desa
Rp 329.898.000,00 Rp 864.016.000,00
38.18%
Dana Desa
Rp 373.456.000,00 Rp 373.456.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi Desa
Rp 0,00 Rp 89.700.000,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 295.554.000,00 Rp 575.612.000,00
51.35%
Bunga Bank Desa
Rp 414.837,00 Rp 0,00
100%

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 662.464.842,00 Rp 1.503.000.270,77
44.08%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 264.635.999,00 Rp 405.708.500,00
65.23%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 17.869.000,00 Rp 69.300.000,00
25.78%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 3.000.000,00 Rp 22.770.000,00
13.18%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 13.350.000,00 Rp 30.450.200,04
43.84%